Rukun Tasybih
Rukun tasybih itu ada empat, yaitu:
1.
Musyabbah
Yaitu sesuatu
yang diserupakan
2.
Musyabbah
bih
Yaitu sesuatu
yang diserupai
3.
Adat
Alat yang
digunakan untuk tasybih
4.
Wajah
Syabah
Suatu makna
atau sifat yang mengumpulkan antara musyabbah dan musyabbah bih.
Pembagian
Tasybih dilihat dari segi musyabbah dan musyabbah bihnya
Pembagian
tasybih berdasarkan dari segi طرفي تشبيه di bagi menjadi tiga, yaitu:
1.
باعتبار حسي و عقلي
2.
باعبيار
الإفراد والتركيب
3.
باعتبار
تعددها
4.
باعتبار وجه الشبه
5.
باعتبار أداته
6.
باعتبار حذف الوجه والأداة
Pembagian Tasybih dilihat dari Hissi dan ‘Aqli
1.
Hissi
(حسي)
Yang dinamakan Hissi adalah antara musyabbah dan musyabbah bihnya
bisa ditemukan oleh paca indra seperti hidung, telinga, lidah, bibir, dan
kulit.
Contoh: خدك كالورد في الحمرة (Pipimu seperti bunga mawar)
2.
‘Aqliyaani (عقليان)
Yang dinamakan ‘Aqliyani adalah antara musyabbah dan musyabbah
bihnya sulit dirasa oleh panca indra.
Contoh: الضلال عن الحق كالعمى (Kesesatan
dari kebenaran itu seperti buta)
3.
Mukhtalifani
Yang dimaksud Mukhtalifani adalah antara musyabbah danmusyabbah
bihnya berbeda.
-
Musyabbah
Hissi + Musyabbah bihnya ‘Aqliyaani
Contoh: طبيب السوء كالموت (Dokter
yang jelek (praktiknya) seperti orang yang mati)
-
Musyabbah
‘Aqliyaani + Musyabbah bihnya Hissi
Contoh: العلم كالنور (Ilmu
bagaikan cahaya)
Pembagian Tasybih dilihat dari Ifrad dan Tarkiib
1.
Mufradani
-
Muthlaq
Contoh: انت كالشمس في الضياء
-
Muqayyad
Contoh: النحو في الكلام كالملح في الطعام
-
Mukhtalif
·
Musyabbah
muthlaq + musyabbah bih muqayyah
Contoh: ثغره كالؤلؤ المنظوم
·
Musyabbah
muqayyad + musyabbah bih muthlaq
Contoh: العين الزرقاء كالسنان
2.
Murakkab
Terdiri dari dua rangkaian kata yang sempurna atau lebih
Contoh: وكأن أجرام النجوم لوامعا
# درر نثرعلى بساط أزرق
Pembagian Tasybih dilihat dari segi ta’addudnya
1.
Malfuf
Yaitu mengumpulkan masing-masing dari musyabbah dan musyabbah
bih dengan sesamanya. Seperti mengumpulkan musyabbah dengan musyabbah dan musyabbah
bih dengan musyabbah bih, sekira pada awalnya menyebutkan beberapa musyabbah
lalu kemudian menyebutkan beberapa musyabbah bih.
Contoh: ليل وبدر وغصن # شعر ووجه
وقد (Malam, bulan purnama dan dahan
pohon itu laksana rambut yang hitam, wajah yang berseri dan bodi yang
aduhai)
2.
Mafruq
Yaitu mengumpulkan musyabbah dan musyabbah bih
lalu mendatangkan musyabbah yang lain dan musyabbah bih yang lain.
Contoh: انت شمس انت بدر # انت نور فوق نور
3.
Taswiyah
Yaitu apabila musyabbahnya banyak dan musyabbah bihnya hanya satu
Contoh: صدغ الحبيب وحالي # كلاهما
كالليال (Rambut
kekasih yang terurai jatuh ke pelipis dan keadaanku, keduanya laksana malam)
4.
Jam’u
Yaitu apabila musyabbah bihnya banyak, sedangkan musyabbahnya hanya
Satu.
Contoh: كأنما يتبسم عن لؤلؤ #
منضد أو برد أو اراح
Pembagian Tasybih dilihat dari segi ada dan tidaknya wajah syibah
1.
Mufashshol
Yaitu menyebutkan wajah syibahnya
Contoh: أنت كالشمس في الضياء
2.
Mujmal
Yaitu tidak menyebutkan wajah syibahnya
Contoh: أنت كالشمس
Pembagian Tasybih dilihat dari segi Adat tasybihnya
1.
Mursal
Yaitu menyebutkan adat tasybihnya
Contoh: هو كالبحر في الكرم
2.
Muakkad
a)
Yaitu
tidak menyebutkan adat tasybihnya
Contoh: هو بحر في الكرم
b)
Yaitu
memudlofkan musyabbah bih pada musyabbah
Contoh: ودط
عنهم من سماء العقل # كل حجاب من سحاب الجهل
أصله
من العقل كالسماء أصله من الجهل كالسحاب
Pembagian Tasybih dari segi dibuangnya Wajah Syibah & Adat tasybihnya
ü Baligh
Yaitu tasybih
yang memiliki nilai sastra paling tinggi (balaghoh), dengan cara menghilangkan
wajah syibah dan adat tasybihnya.
Contoh: أنت
شمس






0 komentar:
Posting Komentar